
DigiPlus Interactive Corp, operator gim daring terbesar di Filipina, mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai PHP 6 miliar (sekitar US$105,75 juta). Sebagai operator gim, perusahaan berupaya mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar di tengah tantangan regulasi yang terus berkembang.
Dalam keterbukaan informasi pada Senin, perusahaan menyatakan program buyback ini akan berlangsung selama 12 bulan dan dapat diperpanjang jika disetujui oleh dewan direksi. Meskipun DigiPlus baru mengungkapkan program ini hari ini, dewan direksi telah menyetujuinya pada 4 Juli lalu.
DigiPlus berencana mendanai pembelian kembali saham ini melalui arus kas internal. Chairman Eusebio Tanco menegaskan keyakinan perusahaan terhadap prospek jangka panjangnya sebagai operator gim.
“Program pembelian kembali saham ini mencerminkan keyakinan kuat kami pada potensi pertumbuhan DigiPlus dan fundamental yang solid,” ujar Tanco. “Dengan memanfaatkan modal kami secara strategis melalui buyback ini, kami menunjukkan komitmen untuk memberikan imbal hasil berkelanjutan bagi para pemegang saham. Selain itu, kami tetap siap untuk ekspansi dan inovasi ke depannya sebagai operator gim terkemuka.”
Perusahaan juga menambahkan bahwa mereka terus mempertahankan posisi modal yang kuat.
Pengumuman ini muncul di tengah perdebatan sengit di Kongres terkait rencana larangan sebagian atau total terhadap gim daring di Filipina. Para ahli industri berpendapat bahwa larangan ketat justru berisiko mendorong pemain beralih ke pasar gelap.
Kendati menghadapi ketidakpastian politik, DigiPlus baru-baru ini meyakinkan para pemangku kepentingan bahwa mereka akan terus beroperasi secara normal, dengan keyakinan pada potensi pertumbuhan mereka sebagai operator gim.



