
FIFA mengeluarkan pengingat tegas kepada semua asosiasi anggotanya: sponsorship judi tidak boleh ada pada seragam wasit maupun di area yang terkait dengan sistem Video Assistant Referee (VAR). Pengumuman ini disampaikan melalui surat edaran resmi setelah FIFA menemukan pelanggaran aturan di beberapa negara.
Integritas sebagai Inti Larangan
Berdasarkan Tujuan Strategis FIFA untuk Sepak Bola Global 2023–2027 (Goal 5), sponsorship judi dilarang bagi perangkat pertandingan. Larangan ini berkaitan langsung dengan upaya menjaga integritas dan keadilan sepak bola. FIFA baru-baru ini memperluas aturan tersebut untuk mencakup sistem VAR, termasuk Video Operations Room (VOR) dan Referee Review Area (RRA), yang kini menjadi bagian penting dalam membantu wasit mengambil keputusan yang akurat dan adil.
Meskipun Pasal 15 memperbolehkan logo sponsor pada seragam perangkat pertandingan, promosi untuk perusahaan judi tetap dilarang keras. Logo untuk produk tembakau, minuman beralkohol, dan narkotika juga dilarang. Untuk pertandingan yang menggunakan VAR, iklan di dalam VOR dan pada stand monitor RRA diperbolehkan, namun harus mematuhi aturan sponsor yang ketat.
Larangan Detail
Pernyataan FIFA menegaskan bahwa segala bentuk promosi judi—baik dari kasino, sportsbook, maupun perusahaan taruhan—dilarang pada seragam wasit, di dalam VOR, dan di RRA. Larangan ini juga berlaku untuk spanduk atau grafis yang mungkin muncul di televisi selama On-Field Review (OFR). Aturan yang sama juga berlaku untuk slogan politik, rasis, atau religius, serta iklan tembakau dan alkohol.
Mencegah Konflik Kepentingan
FIFA juga memperingatkan soal konflik kepentingan terkait sponsorship. Jika sponsor perangkat pertandingan memiliki keterkaitan dengan sponsor tim lawan, iklan tersebut harus dihapus dari seragam wasit, RRA, dan VOR sebelum pertandingan dimulai. FIFA menegaskan bahwa langkah ini penting untuk mencegah persepsi bias dan menjaga kredibilitas sepak bola di seluruh dunia.




