Filipina Tangkap Warga Negara Tiongkok Terkait Sindikat Penipuan

Penangkapan Besar di Pampanga

Biro Imigrasi Filipina (BI) telah menangkap sejumlah warga negara Tiongkok berisiko tinggi dalam operasi terpisah di wilayah Pampanga. Operasi ini mencakup penggerebekan di dalam Clark Freeport Zone dan sebuah kasino di Kota Angeles.

Pada 28 Juni, petugas menangkap Zhao Jianfeng, 28 tahun, di sebuah kawasan perumahan di Clark. Otoritas Tiongkok telah mengeluarkan surat perintah penahanan untuk Zhao pada 16 Juni melalui Kantor Cabang Liangqing dari Biro Keamanan Publik Kota Nanning. Zhao dituduh sebagai anggota inti sindikat transnasional yang terlibat dalam penipuan investasi online dan skema penipuan telekomunikasi yang menargetkan warga Tiongkok. Pejabat Filipina mengonfirmasi bahwa Zhao dan rekan-rekannya menjalankan operasi dari Filipina saat kejahatan itu terjadi.

Komisioner BI Joel Anthony Viado menggambarkan Zhao sebagai bagian dari “jaringan berbahaya dan terorganisir.” Ia memperingatkan bahwa keberadaan Zhao merupakan ancaman serius bagi keselamatan publik.

Penggerebekan Kasino dan Penangkapan Lanjutan

Dalam operasi lanjutan, petugas menangkap satu lagi tersangka anggota sindikat, Lu Bingbing, di dalam sebuah kasino di Kota Angeles. Pihak berwenang mencatat bahwa Lu tidak dapat menunjukkan paspor atau dokumen imigrasi yang sah saat penangkapan.

Selain itu, penggerebekan terkoordinasi yang dilakukan dengan dukungan badan intelijen lokal berhasil mengungkap lima warga Tiongkok lainnya yang diduga terlibat dalam penipuan siber. Petugas menemukan Song Genyuan, Wu Xinxu, Wen Jing, Xu Yongcheng, dan Lin Jinyang sedang mengoperasikan komputer yang dicurigai digunakan untuk skema penipuan telekomunikasi.

Langkah Selanjutnya Menuju Deportasi

Saat ini, seluruh tersangka sedang menjalani proses pendataan dan dokumentasi. Pejabat BI telah memindahkan mereka ke Fasilitas Tahanan BI sambil menunggu proses deportasi. Viado menekankan bahwa biro tetap bekerja sama erat dengan otoritas Tiongkok untuk mengatur pemulangan dan penuntutan para buronan.

Menyampaikan peringatan tegas kepada buronan lain yang bersembunyi di negara ini, Viado menyatakan:

“Kami akan menemukan Anda, dan Anda akan dipulangkan. Biro, di bawah pemerintahan Marcos, bekerja sama dengan mitra internasional kami. Kerja sama ini bertujuan untuk melindungi publik Filipina dari penipuan dan infiltrasi kriminal.”