
Makau secara resmi meluncurkan kampanye promosi Perjudian Bertanggung Jawab tahun 2025, menegaskan kembali komitmen kota tersebut dalam meningkatkan kesadaran dan meminimalkan dampak negatif dari perjudian. Bertajuk “Cari Bantuan Sejak Dini · Menangkan Masa Depan”, inisiatif ini merupakan kolaborasi antara Biro Kesejahteraan Sosial, Biro Inspeksi dan Koordinasi Permainan, serta Institut Studi Permainan Komersial Universitas Makau.
Fokus Lebih Kuat pada Remaja dan Intervensi Dini
Tahun ini, kampanye memberikan penekanan baru pada keterlibatan dan edukasi remaja. Sebagai bagian dari upaya ini, penyelenggara bekerja sama dengan operator kasino dan kelompok pencegahan berbasis komunitas untuk mengadakan berbagai kegiatan di pusat-pusat komunitas dan fasilitas pelayanan publik. Melalui inisiatif ini, kampanye bertujuan untuk mendorong intervensi dini, meningkatkan kesadaran tentang gangguan judi, dan menumbuhkan kebiasaan berjudi yang bertanggung jawab di kalangan generasi muda.
Pada acara peluncuran resmi—yang digelar di Cineplex Studio City—para pejabat senior bergabung dengan para pemimpin bisnis dan pakar akademis. Di antara tamu penting yang hadir adalah Direktur Biro Kesejahteraan Sosial Wilson Hon, Kepala Kantor Pariwisata Maria Helena de Senna Fernandes, dan Wakil Direktur Biro Permainan Lei Seak Chio. Ketua Melco Resorts Lawrence Ho dan Profesor Davis Ka Chio Fong dari Universitas Makau juga hadir, menandai dukungan lintas sektor terhadap inisiatif ini.
Perluasan Aktivitas Komunitas dan Pengukuran Dampak
Berlangsung dari Juli hingga Desember, kampanye ini menampilkan berbagai kegiatan publik, termasuk roadshow, lokakarya, pertunjukan teater interaktif, dan permainan edukatif. Selain itu, lomba desain maskot perjudian bertanggung jawab juga telah rampung dan diumumkan pada acara peluncuran. Perayaan tersebut turut menghadirkan stan edukasi, konsultasi layanan, dan pameran publik dari desain maskot pemenang—semua dirancang untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat.
Menurut Direktur Hon, kampanye ini telah memberikan kontribusi terhadap perubahan budaya yang berarti. Seiring waktu, persentase penduduk Makau yang terlibat dalam aktivitas perjudian telah menurun drastis—dari 59,2% pada 2007 menjadi 30,1% pada 2022. Sementara itu, kesadaran publik terhadap konsep perjudian yang bertanggung jawab meningkat tajam, dari 16,2% pada 2009 menjadi 64,9% pada 2023. Statistik ini, menurutnya, menunjukkan bahwa upaya edukasi dan sosialisasi yang konsisten mampu mengubah sikap publik secara signifikan.




