
Perusahaan game di Asia Tenggara sedang naik peringkat dalam daftar Fortune Southeast Asia 500, dengan kinerja kuat dari Filipina yang menguntungkan pasar Asia Tenggara.
Bloomberry Resorts, operator Solaire, naik 17 peringkat ke posisi 289 pada tahun 2025. Kenaikan ini disebabkan oleh pendapatan dari Solaire Resort North, properti barunya di Quezon City. Dibuka pada Juli 2024, resor ini menargetkan pelanggan lokal di kawasan Asia Tenggara. Ini juga memperluas jangkauan Bloomberry ke Bulacan, Pampanga, dan wilayah utara Metro Manila. Di antara 40 perusahaan Filipina yang masuk daftar, Bloomberry berada di peringkat ke-32, dengan pendapatan sebesar $921 juta.
Sementara itu, Genting dari Malaysia menempati peringkat tertinggi di antara perusahaan game. Ia berada di posisi ke-53, dengan pendapatan sebesar $6,06 miliar—naik satu peringkat dari tahun 2024, sebuah kesuksesan lainnya di Asia Tenggara.
Alliance Global Group, yang mengelola Newport World Resorts, naik dari peringkat ke-100 menjadi ke-92. Pendapatannya naik menjadi $3,9 miliar, semakin memperkuat posisinya di pasar Asia Tenggara.
NagaCorp dari Kamboja juga mengalami peningkatan, naik dari posisi ke-449 menjadi ke-418. Mereka melaporkan pendapatan sebesar $562,5 juta, meningkat 5,5% secara tahunan, mencerminkan pertumbuhan di seluruh sektor Asia Tenggara.
Secara khusus, DigiPlus Interactive dari Filipina mencatat lonjakan terbesar. Perusahaan ini melonjak dari posisi ke-482 menjadi ke-223, dengan pendapatan naik hampir 168%, mencapai $1,31 miliar. Ini merupakan pertumbuhan terkuat di antara semua operator game dan menyoroti perkembangan pesat di Asia Tenggara.
Kini memasuki tahun keduanya, daftar Fortune Southeast Asia 500 mencakup perusahaan dari tujuh negara: Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, dan Kamboja. Daftar ini menyoroti pertumbuhan ekonomi kawasan, menunjukkan dinamisme pasar Asia Tenggara. Secara khusus, operator game muncul sebagai kontributor utama terhadap pendapatan.
Akibatnya, sektor game Asia Tenggara semakin mendapat perhatian global. Perluasan yang berkelanjutan ini menandakan momentum kuat bagi industri Asia Tenggara di tahun-tahun mendatang.




