
Survei Picu Peluncuran Aplikasi Dukungan Khusus Remaja
GambleAware mengungkapkan bahwa remaja hampir dua kali lebih mungkin ingin mengurangi atau berhenti berjudi dibandingkan populasi umum. Berdasarkan survei YouGov terbaru yang dipesan lembaga amal ini, sebanyak 29% responden berusia 18–24 tahun menyatakan keinginan untuk mengurangi atau berhenti berjudi—hampir dua kali lipat rata-rata nasional sebesar 15%.
Sebagai tanggapan, pada April 2025 GambleAware meluncurkan GambleAware Support Tool, sebuah aplikasi seluler yang dirancang untuk memberikan dukungan informal. Aplikasi ini mendorong pengelolaan mandiri dan dirancang khusus untuk pengguna remaja.
Alasan Remaja Ingin Berhenti Judi
Sejak aplikasi dirilis, data baru GambleAware menunjukkan 48% pengguna remaja menyebut “menabung” sebagai alasan utama ingin berjudi lebih sedikit. Sementara itu, 27% mengatakan ingin “merasa lebih bahagia” dengan mengurangi aktivitas berjudi mereka.
Alexia Clifford, Chief Communications Officer GambleAware, mengatakan:
“Era digital membuat kita seperti memiliki kasino di dalam saku, dan kita tahu semakin mudah akses, semakin tinggi partisipasi, dan semakin besar risiko bahayanya.”
Membantu Tanpa Pengobatan Formal
GambleAware Support Tool juga mengenalkan pengguna pada Lower-Risk Gambling Guidelines—satu-satunya aplikasi di Inggris Raya yang melakukannya. Panduan praktis ini mencakup tips seperti:
- Berjudi tidak lebih dari 1% penghasilan
- Berjudi maksimal empat hari dalam sebulan
- Tidak mencoba lebih dari dua jenis perjudian dalam sebulan
Panduan informal ini membantu pengguna mengelola kebiasaan tanpa perlu mengikuti program perawatan formal. Berdasarkan laporan GambleAware 2023 Audience Segmentation, sekitar 4,5 juta orang di Inggris Raya ingin mengurangi atau berhenti berjudi—dan 93% di antaranya lebih memilih melakukannya tanpa bantuan profesional.
Fokus pada Kelompok Rentan
GambleAware juga menemukan bahwa individu neurodivergen, termasuk mereka yang memiliki ADHD dan autisme, berisiko lebih tinggi mengalami bahaya terkait perjudian dibandingkan populasi umum. Fakta ini menambah urgensi lembaga amal tersebut untuk mendorong alat bantu yang lebih inklusif dan mudah diakses.
GambleAware memandang solusi berbasis teknologi yang informal sebagai cara penting untuk mendukung semakin banyak orang yang ingin mengendalikan kebiasaan berjudi mereka—dengan cara yang sesuai dengan kebutuhan pribadi mereka.




