Senator Filipina Desak Dompet Digital Blokir Pembayaran Judi Online

Senator Filipina Alan Peter Cayetano mendesak penyedia dompet digital untuk segera bertindak menghentikan transaksi yang terkait dengan perjudian online di platform mereka.

Sebelumnya, Senator Cayetano telah mengajukan RUU Ban on Online Gambling Act bersama saudara perempuannya yang juga senator, Pia Cayetano. Ia juga menyatakan dukungan terhadap Anti-Online Gambling Act of 2025 yang diajukan oleh Presiden Senat Juan Miguel Zubiri, yang bertujuan melarang semua bentuk perjudian online, termasuk transaksi melalui dompet digital dan kartu kredit.

Pada hari Selasa, Cayetano mendesak platform pembayaran digital untuk bertindak cepat, dengan mengatakan: “Jangan tunggu pedoman — bertindaklah sendiri. Toh, sebagian besar dari kalian menghasilkan keuntungan besar.”

Pernyataannya menjadi yang terbaru dalam rangkaian upaya legislatif yang menargetkan industri perjudian online legal. Namun, para ahli mengkritik usulan larangan ini, memperingatkan bahwa pelarangan total justru bisa mendorong pemain beralih ke operator pasar gelap yang tak diatur, sekaligus menghilangkan potensi pendapatan pajak bagi negara.

Sementara itu, Presiden Ferdinand Marcos Jr. memberikan sinyal sikap yang mungkin berbeda. Baru-baru ini, ia menyatakan dukungan untuk penerapan pajak lebih tinggi dan regulasi yang lebih ketat ketimbang larangan penuh, mengisyaratkan pendekatan yang lebih seimbang dalam mengelola industri ini.

Perlu dicatat, sektor e-gaming masih menjadi penyumbang utama bagi perekonomian negara. Pada kuartal pertama tahun ini saja, industri ini menghasilkan lebih dari setengah pendapatan kotor perjudian (GGR) Filipina.