Tainá Sousa Ditangkap di Brasil atas Kasus Judi Ilegal dan Ancaman Mati

Influencer Brasil, Tainá Sousa, menghadapi penangkapan atas dugaan perannya dalam mempromosikan perjudian ilegal dan mengeluarkan ancaman pembunuhan. Pihak berwenang menyatakan dia membantu mengoperasikan Jogo do Tigrinho (Fortune Tiger), sebuah platform taruhan online tanpa lisensi.

Kepolisian Sipil menuduh Sousa mengelola “daftar kematian” yang menargetkan jurnalis, politisi, dan aparat penegak hukum. Daftar tersebut mencakup Pedro Adão, penyidik utama kasus ini, dan jurnalis Luís Cardoso, yang meninggal karena serangan jantung pada bulan April. Sousa diduga merayakan kematiannya secara online, memperkuat kecurigaan atas keaslian daftar tersebut.

Sousa mendapatkan popularitas dengan memamerkan barang mewah dan mempromosikan kekayaan instan lewat perjudian. Para penyidik percaya dia menggunakan kehadiran media sosialnya untuk merekrut pemain dan mengarahkan mereka ke platform ilegal dengan imbalan keuntungan.

Dalam operasi terkini, polisi menyita aset senilai lebih dari BRL 11 juta (sekitar USD 2 juta) yang terkait dengan kelompoknya. Petugas mengamankan lima mobil mewah, jet ski, uang asing, senjata api, dan komputer. Mereka yakin kelompok tersebut membeli barang-barang ini menggunakan hasil perjudian.

Polisi berencana menuntut Sousa atas tuduhan mempromosikan perjudian ilegal, pencucian uang, dan partisipasi dalam kejahatan terorganisir. Semua akun media sosialnya juga dinonaktifkan sebagai bagian dari penyelidikan.

Kasus profil tinggi ini menyoroti peran yang semakin besar dari influencer dalam perjudian online yang tidak diatur. Pihak berwenang menyatakan kelompok di balik Jogo do Tigrinho secara aktif menggunakan media sosial untuk menarik pengguna rentan dengan janji uang cepat dan gaya hidup mewah.

Sementara itu, Senat Brasil bersiap membahas RUU yang akan melegalkan perjudian berbasis darat—langkah yang bisa mengubah undang-undang perjudian dan prioritas penegakan hukum di negara tersebut.