Usulan Transparansi Perjudian Online di Filipina

Pemerintah Filipina tengah mempertimbangkan langkah baru yang mewajibkan operator perjudian online berlisensi untuk mencatatkan saham mereka di Bursa Efek Filipina (PSE). Usulan ini bertujuan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan regulasi di industri yang berkembang pesat, menurut laporan The Inquirer.

Pencatatan Publik untuk Transparansi

Menteri Keuangan Ralph Recto menyatakan bahwa pencatatan perusahaan judi di bursa dapat membantu mengungkap pemilik sebenarnya dari platform-platform tersebut. Berdasarkan aturan PSE, perusahaan publik harus secara rutin melaporkan kinerja keuangan dan struktur kepemilikannya—memberikan gambaran yang lebih jelas kepada regulator dan publik mengenai operasional mereka.

“Kalau mereka terdaftar, publik dan regulator akan tahu siapa yang ada di baliknya,” jelas Recto. Jika diterapkan, rencana ini akan memungkinkan otoritas untuk memantau perusahaan-perusahaan tersebut dengan lebih ketat serta mengurangi risiko pencucian uang atau aktivitas ilegal.

Kenaikan Pajak Juga Dipertimbangkan

Selain pencatatan di bursa, pemerintah juga sedang menimbang kenaikan pajak dan biaya untuk operator perjudian online. Recto menyebutkan bahwa kenaikan 10% dalam pungutan bisa menghasilkan tambahan pendapatan sebesar PHP10 miliar (sekitar USD170 juta) per tahun.

Saat ini, operator diwajibkan membayar biaya lisensi sebesar 30% kepada PAGCOR, pajak waralaba 5% kepada Biro Pendapatan Dalam Negeri (BIR), serta biaya audit. Usulan kenaikan pajak ini akan semakin memberatkan beban keuangan mereka.

Reaksi Industri dan Kekhawatiran Investor

DigiPlus Interactive Corp.—operator BingoPlus, ArenaPlus, dan GameZone—telah menyatakan dukungan terhadap regulasi yang bertanggung jawab. Perusahaan ini sudah menerapkan protokol kenali nasabah (KYC), pemeriksaan usia, dan pemantauan perilaku pemain.

Namun, reaksi pasar negatif. Saham DigiPlus sempat anjlok hampir 30% dalam satu hari, dan secara total kehilangan sekitar 70% nilainya sejak bulan Juni. Sementara itu, saham Bloomberry Resorts Corp.—yang mengelola platform MegaFUNalo—turun 5,6% di tengah ketidakpastian regulasi yang meningkat.

Usulan ini mengikuti rancangan undang-undang yang diajukan Senator Sherwin Gatchalian dan sejalan dengan upaya bank sentral dalam membatasi penggunaan dompet digital untuk perjudian. Jika disahkan, kebijakan ini bisa mengubah lanskap industri perjudian online di Filipina secara signifikan.