Vietnam Pertimbangkan untuk Melipatgandakan Biaya Masuk Kasino bagi Warga Lokal

Kementerian Keuangan Vietnam telah mengusulkan kenaikan tajam pada biaya masuk kasino bagi warga lokal—berpotensi dua hingga tiga kali lipat dari tarif saat ini—sebagai alternatif dari persyaratan bukti penghasilan.

Dalam skema uji coba yang berlaku saat ini, warga lokal hanya diperbolehkan berjudi secara legal di Corona Resort & Casino. Alih-alih mewajibkan verifikasi penghasilan, kementerian berencana menaikkan biaya masuk harian menjadi VND2,5 juta (sekitar USD 95) dan tiket bulanan menjadi VND50 juta (sekitar USD 1.900), atau 2,5 kali lebih tinggi dari tarif sekarang.

Pejabat menjelaskan bahwa banyak penjudi kesulitan memberikan dokumen penghasilan yang konsisten—terutama bagi mereka yang berjudi secara tidak teratur. Oleh karena itu, kementerian menilai bahwa menaikkan biaya masuk akan menjadi batasan yang lebih praktis dan mudah ditegakkan.

Selain itu, usulan tersebut mewajibkan kasino menyimpan data pelanggan selama minimal lima tahun, agar pihak berwenang dapat meninjau dan memverifikasi informasi bila diperlukan.

Langkah ini sejalan dengan diskusi yang sedang berlangsung di Vietnam mengenai perluasan program uji coba perjudian untuk warga lokal. Pemerintah saat ini tengah mempertimbangkan perpanjangan program di Phu Quoc dan juga berencana membuka akses ke resort terpadu baru di Van Don, Provinsi Quang Ninh.

Proyek Van Don baru-baru ini mendapat persetujuan untuk dilanjutkan, dengan syarat investasi sebesar USD 2 miliar sebagai imbalan atas lisensi kasino selama 70 tahun. Proyek ini diperkirakan akan memainkan peran penting dalam upaya Vietnam mengembangkan sektor game legalnya sambil tetap mempertimbangkan dampak sosial.

Meski keputusan final masih menunggu, proposal ini menunjukkan niat Vietnam untuk memodernisasi kerangka regulasi perjudiannya—beralih dari pembatasan berbasis penghasilan ke sistem disinsentif finansial, disertai peningkatan transparansi data.